Strategi B2B Bussines to Bussiness yang Bisa Anda Terapkan

Strategi B2B Bussines to Bussiness yang Bisa Anda Terapkan. Ketika memulai bisnis baru, hal pertama yang harus Anda ketahui adalah siapa target atau sasaran konsumen Anda. Anda bisa menujukan transaksi pada pelaku bisnis lain maupun pada konsumen secara langsung. Dengan mengetahui siapa sasarannya, maka Anda bisa menerapkan strategi pemasaran yang tepat dan efektif.

Business to business atau yang biasa dikenal sebagai B2B adalah strategi yang digunakan oleh pelaku bisnis satu ke bisnis yang lainnya. Dengan kata lain, produk berupa barang maupun jasa yang dihasilkan oleh bisnis Anda tidak diperuntukkan untuk konsumen secara langsung. Cara kerja B2B berkebalikan dengan B2C yang langsung memasarkan produk pada konsumen.

Strategi B2B Bussines to Bussiness yang Bisa Anda Terapkan

Bisa disimpulkan jika letak perbedaan antara B2B dan B2C adalah individu maupun kelompok yang menjadi sasaran. Nah, jika bisnis yang Anda kembangkan lebih mengarah pada strategi B2B, maka wajib Anda lebih mengenal sistem pemasarannya. Berikut ini adalah strategi yang bisa diterapkan untuk bisnis Anda yang mengusung B2B Business to Business.

Miliki sasaran yang spesifik B2B Business to Business

Sudah menjadi barangtentu jika dalam business plan Anda telah menargetkan golongan tertentu untuk dijadikan pasar produk. Dengan demikian, Anda hanya harus mengalokasikan tenaga dan berikan produk yang memuaskan untuk calon pasar Anda. Akan tetapi, hal tersebut tidak akan mudah jika Anda belum mengetahui sasaran spesifik dari bisnis Anda. Kerenanya, lebih dulu Anda harus tahu alasan mengapa produk bisnis Anda dibutuhkan oleh mereka.

Ciptakan hubungan baik jangka panjang

Ada perbedaan dukup mencolok antara B2C dan B2B business to business. Selain target pasar, jalinan kerjasama keduanya pun berbeda. Jika business to customer umumnya dilakukan dengan transaksi jangka pendek, B2B berlaku sebaliknya. Maka dari itu, sudah dipastikan jika penting bagi Anda untuk menjaga hubungan baik jangka panjang dengan rekan bisnis Anda. Salah satu caranya ialah dengan memastikan Anda berikan pelayanan yang memuaskan.

Kepuasan pelanggan jadi prioritas utama

Strategi pemasaran yang efektif berikutnya adalah dengan mengutamakan kepuasan pelanggan. Terlebih lagi, bisnis yang Anda kelola adalah bisnis dengan siklus yang lama. Tentu Anda tidak ingin mengalami kerugian hanya karena customer Anda tidak puas dengan produk yang Anda berikan, bukan?

Strategi B2B Business to Busines: Sesuaikan kebutuhan pelanggan

Hubungan baik antarpelaku bisnis tentunya akan ciptakan iklim saling menguntungkan. Ketika iklim tersebut telah terbentuk, setidak-tidaknya Anda telah memahami apa yang dibutuhkan oleh rekan B2B business to business Anda. Kemampuan menyesuaikan kebutuhan pelaggan ini akan sangat membantu Anda mengembangkan bisnis. Sebab demikian itu memungkinkan Anda lahirkan varian atau bahkan produk baru yang sudah miliki pasarnya sendiri.

Berikan harga yang bisa bersaing

Bisa dikatakan jika harga sebuah produk menjadi unsur paling mudah menggaet dan memutus pelanggan. Karena inilah pelu kehati-hatian yang ekstra ketika menentukan harga. Jika Anda berpikir berikan harga di bawah pasaran akan menguntungkan, Anda salah. Sebab tindakan ini berisiko membuat calon konsumen manggapgap produk Anda miliki kualitas di bawah rata-rata. Maka dari itu, langkah tepat jika Anda lakukan survei untuk produk yang serupa.

Telah banyak pelaku bisnis yang berhasil kembangkan usahanya dengan strategi B2B business to business. Tentunya, hasil tersebut telah memakan waktu yang lama. Namun dengan ketepatan promosi dan terus berikan kualitas terbaik pada produk maupun jasa yang dihasilkan, tidak ada alasan lagi bisnis akan berhenti di tengah jalan. Terjalinnya komunikasi yang baik antarpelaku bisnis juga akan berikan dampak yang baik pada kerjasama yang telah disepakati.